Cara Berpuasa Dalam Agama Kristen | Cara Puasa Kristen

Berpuasa Dalam Agama Kristen | Cara Puasa Kristen - Puasa adalah kegiatan yang penting bagi kita untuk membangun jiwa serta rohani dan juga membantu dalam kehidupan sehari-hari, namun ada beberapa hal penting juga yang harus diperhatikan saat menjalani puasa. Fokus berpuasa pada orang Kristen tidak hanya terletak pada rutinitas saja, namun juga harus fokus dalam pendekatan diri kepada Tuhan. Berikut ini adalah beberapa penjelasan serta cara puasa yang benar untuk orang Kristen sebagai panduan bagi sobat.

Apakah yang menjadi tujuannya kita umat kristen berpuasa?
  1. Berpuasa Untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan Yesus
  2. Berpuasa Untuk menyatakan rasa cinta kasih kita kepada Tuhan Yesus Kristus
  3. Berpuasa Untuk disiplinkan diri kita dari keinginan duniawi, merupakan salah satu cara untuk menyangkal diri.
  4. Berpuasa Untuk meningkatkan rasa simpati untuk sesama, supaya bisa merasakan penderitaan orang lain.
  5. Berpuasa Untuk memohon jawaban Tuhan atas permasalahan yang kita hadapi.
  6. Berpuasa Untuk mengusir jenis setan tertentu yang hanya bisa diusir dengan doa puasa.


Apakah Agama Kristen ada yang namanya Puasa?
Agama Kristen Protestan ada puasa namun tidak mewajibkan untuk berpuasa, sedangkan Kristen Katolik mewajibkan untuk berpuasa pada masa pra-paskah atau menjelang paskah.

Bagaimana cara kita Agama Kristen berpuasa?
Sebenarnya tergantung dan Terserah pribadi masing-masing. Sobat bisa tentukan sendiri untuk jangka waktunya contoh: 8 jam, 1 hari, 1 hari 1 malam, 3 hari, 7 hari, 40 hari, dst. Silahkan sobat bisa Tentukan sendiri jenis puasanya: apakah hanya makan sayur, tidak makan, tidak makan dan tidak minum, atau bisa juga puasa kebiasaan jelek seperti ; tidak merusak tubuh dengan merokok, tidak melakukan judi, dll. Perbanyak jam untuk doa, serta pujian penyembahan dan baca Alkitab supaya lebih efektif.

Apakah Tuhan Yesus juga mengajarkan supaya kita berpuasa?
Ya betul, Yesus mengajarkan supaya para murid-muridNya untuk berpuasa. Tuhan Yesus pernah berkata: “Dan apabila kamu berpuasa” (Mat 6:16). Kata apabila diartikan sebagai orang Kristen, pada suatu saat kita akan berpuasa. Hanya untuk waktu alangkah baiknya tidak diwajibkan oleh agama, karena niat berpuasa timbul dari masing-masing pribadi orang.

Apa yang Yesus ajarkan ketika kita berpuasa?
Sedapat mungkin agar tidak ada orang lain yang tahu jika kita berpuasa. Biar hanya Tuhan yang tahu dan memberi upah kepada kita. Oleh sebab itu pada Agama Kristen tidak mewajibkan waktu untuk puasa.

Mengapa para murid-murid Tuhan Yesus tidak berpuasa ketika Ia bersama mereka?
Karena berpuasa adalah untuk menunjukkan kepada Allah, sedangkan Yesus Kristus adalah Imanuel (=Allah beserta kita).

Untuk apa berpuasa jika Tuhan Sendiri sudah ada di tengah-tengah mereka?
Tuhan Yesus telah menjelaskan dalam Mat 9:15. Yesus juga telah menerangkan lewat sebuah perumpamaan bahwa puasa dalam Perjanjian Lama berbeda dengan puasa dalam Perjanjian Baru. (Mat 9:16-17).

Apakah bedanya puasa dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?
Puasa dalam Perjanjian Lama yang dilakukan secara rutin oleh semua bangsa Israel adalah untuk menantikan kedatangan Mesias, Penyelamat bagi bangsa Israel yang sudah dijanjikan dalam kitab Taurat dan kitab para nabi. Sedangkan dalam Perjanjian Baru, Mesias telah datang dan berkarya. Artinya Keselamatan sudah datang, dan kita berpuasa bertujuan untuk menjaga keselamatan yang sudah kita miliki.

Apakah ada niat puasa selain jawaban diatas?
Ya, seperti Musa dan Elia, mereka berpuasa karena memang Tuhan memberikan kekuatan untuk bersekutu secara intim dengan Tuhan, sehingga mereka tidak merasa lapar dan haus, seperti keadaan di sorga. Lainnya untuk situasi yang mendesak, untuk meminta belas kasihan dati Tuhan, untuk meminta agar Tuhan bertindak dalam masalah kehidupan kita, untuk meminta kekuatan Allah dalam pelayanan.

Apa saja puasa yang tercatat dalam PL?
  1. Puasa yang dilakukan Musa, yaitu 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)
  2. Puasa yang dilakukanDaud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16)
  3. Puasa yang dilakukanElia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)
  4. Puasa yang dilakukanEster, 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16)
  5. Puasa yang dilakukanAyub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13)
  6. Puasa yang dilakukanDaniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2)
  7. Puasa yang dilakukanYunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17)
  8. Puasa yang dilakukanNiniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)


Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Baru?
  1. Puasa yang dilakukanYesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Mat 4:2)
  2. Puasa yang dilakukanYohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Mat 11:18)
  3. Puasa yang dilakukanPaulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kis 9:9)
  4. Puasa yang dilakukanJemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kis 13:2-3)

Selamat berpuasa! Tuhan Yesus memberkati. Semoga puasa kalian menjadikan hidup dan kebiasaan kalian menjadi lebih baik dan menjadikan kalian menjadi pribadi yang santun serta taat kepada Tuhan Yesus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel