Apa Sebenarnya Barter itu?


Sebelum adanya alat pembayaran (uang) seperti sekarang ini, dahulu orang-orang menggunakan sistem barter untuk melakukan transaksi.

Apa sebenarnya Barter itu?

Pengertian Barter adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh 2 orang untuk saling melengkapi kebutuhannya. Jika sekarang untuk memenuhi kebutuhan bisa membeli dengan uang. Sehingga sistem barter tidak populer lagi.
Artinya barter tersebut adalah proses penukaran barang dan jasa antara dua orang atau lebih, tanpa menggunakan uang. Barter sendiri dilakukan untuk melengkapi kebutuhan diantara pelaku barter.

Barter bisa terjadi jika diantara orang yang melakukan barter menginginkan barang yang ingin dibarter. Jika tidak sesuai maka barter bisa dibatalkan.

Dan untuk melakukan, barter pihak yang mau melakukan barter wajib memiliki barang yang ingin ditukarkan. Barang yang ditukarkan mesti memiliki nilai tukar yang sama, tidak boleh berbeda jauh nilainnya. Dan kedua pihak itu harus saling membutuhkan barang yang dibarter.

Kekurangan dan Kelebihan Menggunakan Sistem Barter

Kekurangan:

1. Barang yang ingin ditukarkan itu harus dibawa kemana-mana saat berpergian.

Bisa jadi barang yang ingin dibarter memiliki ukuran yangb besar, maka usaha untuk membawa itu semakin besar juga. Contohnya saja, jika ingin menukar sebuah ikan laut yang ukurannya besar. Pasti pihak yang memiliki ikan akan membawa ikan tersebut kemana-mana untuk ditukarkan, Sehingga menjadi kekurangan dari sistem barter.

2. Kesusahan mencari orang yang ingin barang yang dibarterkan.

Misalkan ada orang yang membutuhkan ikan laut, ia ingin menukar barangnya dengan orang yang punya ikan laut.

Anggap saja orang tersebut ingin menukar jagungnya dengan ikan. Namun orang yang punya ikan tidak mau dengan jagung, sehingga barter tidak dapat dilakukan. Nah hal tersebutlah menjadi kelemahan dari sistem barter, karena ketidaksesuaian antara keduaanya.

3. Nilai barter susah diperkirakan. 

Misalnya ada orang yang ingin menukar ayamnya dengan buah-buahan. Maka akan mendapat berapa buah dari 1 ayam yang ditukarkan. Berbeda dengan uang yang sudah ditetapkan nilai tukarnya.

4. Susah untuk dipecah nilainya.

Misalnya ada orang punya kambing yang ingin ditukarkan dengan sandal. Harus bagian apa yang dikasi dari kambing tersebut hanya untuk mendapatan sandal. Susahkan?, inilah kekurangan dari sistem barter.

5. Tidak Setara Nilainya.

Ketika ada pihak yang ingin menukar barangnya dengan pihak lain, misalnya sepeda motor dengan mobil. Ini yang dikatakan nilai tukar barang tidak setara. Sehingga jika barter yang ini dilakukan maka akan ada pihak yang dirugikan.

Kelebihan:

Jika kita sudah bahas kekurangan barter, sekarang kita bahas kelebihannya, biar setara. 

1. Komunikasi.

Jika orang melakukan sistem barter pasti akan sering berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini dapat membuat persatuan dan saling mengenal sehingga menimbulkan rasa menjaga diantaranya.

2. Salah seorang pihak diuntungkan.

Sebab tidak ada perkiraan nilai barter, mungin saja barang yang ditukarkan salah satu memiliki nilai lebih dari barang lainnya. Sehingga akan memberikan keuntunga bagi salah satu pihak yang melakukan pertukaran tersebut.

3. Rasa kekeluargaan.

Manfaat barter lagi satu adalah bisa menumbuhkan rasa kekeluargaan diantara pihak yang melakukan sistem barter. Karena akan menimbulkan anggapan bahwa dia telah membantu saya untuk memenuhi kebutuhan saya.

Sehingga saya harus berterimakasi kepadanya, dan menganggapnya seperti saudara, bahkan keluarga sendiri.

Kesimpulan:

Kesimpulan dari sistem barter ini adalah barang yang ditukar harus saling dibutuhkan. Dan nilai tukar itu setidaknya harus sama agar tidak ada yang dirugikan.  Nah itulah ringkasan tentang pengertian barter, kekurangan serta kelebihan dari sistem barter. Semoga dapat menambawah wawasan kita semua.

Artikel ini dibuat oleh jagoanpengetahuan.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel