Mengatasi Muntah Pada Anak

Mengatasi Muntah Pada Anak

Mengatasi Muntah Pada Anak


Jika anak mengalami muntah yang terlalu sering dan membuat sang anak menjadi semakin lemas, pasti kita sebagai orang tua akan langsung panik dan pastinya ingin segera mengatasi muntah si kecil. Apalagi melihat anak kita tidak mau makan ataupun minum, karena jika dengan intensitas muntah yang sering dan anak tidak mau makan atau pun minum, pasti efeknya anak kita akan mengalami dehidrasi dengan gejala mata menjadi cekung, muka menjadi pucat, dan anak menjadi lemas. Hal tersebut yang membuat semua orang tua menjadi semakin panik ketika melihat sang buah hati terlihat tak berdaya. Opsi segera dibawa ke dokter atau rumah sakit lah yang mejadi opsi utama dalam pikiran kita. Untuk itu jika sang anak mulai mengalami gejala gejala seperti berikut ini segera bawa anak anda ke UGD/ IGD terdekat atau klinik terdekat :
  1. Muntah disertai diare
  2. Mata terlihat cekung dan tidak fokus
  3. Muntah berwarna kuning atau berbuih
  4. Muntah disertai darah
  5. Muntah disertai panas tinggi
  6. Diare disertai darah
  7. Anak tidak mau minum atau makan
  8. Anak tidak buang air kecil selama lebih dari 6 jam

Hal tersebut diatas yang perlu menjadi perhatian bagi kita ornag tua yang melihat gejala gejala diatas ketika anak kita mengalami muntah dengan intensitas yang sering sertai diare, untuk itu tindakan yang segera perlu kita lakukan adalah sebagai berikut :
  1. Berikat sedikit demi sedikit minum kepada anak agar tidak dehidrasi
  2. Berikan suhu yang cukup hangat supaya anak lebih nyaman
  3. Berikan ruang yang cukup dan kadar oksigen yang cukup
  4. Buatkan oralit dengan campuran gula dan garam 
  5. Bawa ke IGD/UGD terdekat untuk penanganan yang lebih lanjut

Dari pengalaman yang kami hadapi ketika anak kita muntah dan kondisi menjadi semakin lemas adalah dengan kita memberikan selalu minum ketika anak dalam perjalanan ke Rumah sakit, supaya anak kita tidak dehidrasi, karena jika mengalami dehidrasi faktor terburuk akan mengakibatkan si kecil menjadi pingsan, serta jika dehidrasi faktor berbahaya adalah pembulu darah akan pecah, sehingga ketika tindakan infus akan dilakukan akan mengakibatkan cairan infus tidak dapat masuk kedalam tubuh dan akan berakibat fatal yaitu nyawa si kecil terancam. Untuk itu yang utama selalu buat si kecil untuk mau minum biarpun sedikit demi sedikit.

Setelah tindakan sudah selesai dilakukan langkah berikutnya adalah masa pemulihan untuk mengembalikan kondisi tubuh si kecil ke kondisi semula, memang ketika anak sudah mengalami muntah yang intensitasnya sering, secara otomatis berat badan si kecil akan turun drastis, kita sebagai orang tua tentunya menyayangkan hal tersebut. Namun langkah yang perlu kita lakukan yaitu :
  1. Berikan makanan yang sehat seperti buah dan sayuran kepada anak supaya pemulihan lebih cepat
  2. Utnuk makanan pertama berikan makanan yang lunak seperti bubur dan roti, sehingga perut si kecil yang awalnya kosong tidak kaget dengan makanan yang teksturnya keras
  3. Berikan rasa nyaman pada anak supaya keceriaan dan kebahagiaan membuat nafsu makannya menjadi pulih kembali

Berberapa hal tersebut diberikan secara teratur minimal hingga kondisi fisik si kecil kembali normal, setelah itu bisa porsi makan dikembalikan seperti yang semula, baik dengan nasi ataupun makanan lainnya yang bertekstur lebih keras. Semoga bermanfaat dan keceriaan si kecil kembali berkembang seperti bunga yang terlihat indah.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Komentar Link Promo Akan Masuk SPAM