Renungan Hari Ini - Renungan Untuk Hati Yang Terluka - miraclewijaya.com

Renungan Hari Ini - Renungan Untuk Hati Yang Terluka

Salam damai dan sejahtera untuk kita semua, Mari kita sama sama untuk merenung serta berpikir apa yang akan kita lakukan untuk saat ini. Terutama bagi Anda yang saat ini mengalami kecemasan, gelisah, takut, sedih dan bahkan yang merasa tidak nyaman dalam menjalani hari hari. Cobalah Anda renungkan sejenak dan Anda pikirkan kembali, bahwa kita ini sebenarnya semuanya sama di hadapan Tuhan dan pasti kita sama sama punya hati.

Perlu kita ingat lagi bahwa sebenarnya kita itu hidup di dunia ini Cuma 1 kali, maka dari itu jangan selalu membawa beban pikiran. Dalam hidup ini sebenarnya banyak hal yang bisa terjadi, bisa kita alami, dan bisa kita lalui. Di hidup ini pasti ada hal yang bias membuat kita senang, bahagia, dan gembira, tapi ada juga hal yang membuat kita sedih, sakit hati, kecewa, dan terluka.

Ada yang Tuhan ciptakan untuk kita miliki, da nada juga yang Tuhan ciptakan bukan untuk kita miliki. Terkadang apa yang kita lakukan dan apa yang kita anggap itu baik untuk kita, tapi malah terkadang dianggap buruk oleh orang lain.

Terkadang ada yang sudah kita perjuangkan mati – matian dan itu semua harus berakhir dengan sia – sia. Kekecewaan dan amarah bisa dating kapan pun dan dimana pun. Jika kita mengalami berbagai hal sulit, maka datanglah kepada Tuhan, buka hati dan pikiranmu, supaya Tuhan masuk dalam relung hatimu, dan Tuhan memberikan kelegaan atas setiap beban pikiran dan hidupmu.

Memang terkadang permasalahan itu dating dan sangat sulit untuk kita selesaikan, apa lagi karena luka hati yang membuat kita menjadi beban. Bahkan untuk memaafkan saja sangat sulit, apa lagi memaafkan orang yang telah melukai hati kita.

Tapi percayalah, menyimpan dendam dalam hati dan pikiran, serta penyesalan akan melukai diri kita sendiri, dan daripada kita menjadi orang yang sensitive, untuk itu lebih baik kita belajar, belajar, dan belajar untuk menjadi orang yang lugu, daripada kita menyimpan dendam.. lebih baik kita belajar.. belajar untuk bisa tersenyum.. belajar untuk bisa memafkan.. belajar iklas untuk membuka hati kita buat Tuhan, dan biarlah Tuhan bekerja untuk menyembuhkan luka hati yang kita alami.

Mari kita renungkan kembali, dan sadarilah semua yang sudah terjadi. Ingat kembali dan sadarlah, yang sudah terjadi tersebut mungkin sudah menjadi rencana Tuhan dalam kehidupan kita. Semua orang pasti sudah pernah berbuat salah. Oleh karena itu stop dan maafkan, berhentilah untuk melukai diri sendiri. Karena memaafkan akan membuat kita lebih baik, tapi kalau memang belum bisa memaafkan orang lain, cobalah untuk memaafkan diri kita sendiri terlebih dahulu.

Kita harus sadar sebenarnya kita masih pantas untuk bahagia, kita memang sudah tidak bisa untuk merubah apa yang sudah terjadi dan yang sudah kita lalui, dan kita tidak akan mungkin bisa membuat semua orang bisa suka atas apa yang kita lakukan. Di dalam hidup ini memang pasti ada penyesalan, dan penyesalan itu tidak akan merubah apapun yang sudah terjadi.

Sebenarnya tidak ada hidup tanpa sebuah penyesalan.
Siapa sih yang tidak pernah sedih?
Yang tidak pernah mengalami luka hati?
Yang tidak pernah mengalami kekecewaan?
Siapa yang tidak pernah menyesal?
Siapa yang tidak pernah punya salah?

Terkadang masalah yang kita hadapi itulah yang akan membuat kita semakin kuat, dan akan membuat kita semakin dewasa. Mari kita maafkan, mari kita iklaskan. Semua orang selalu memiliki kesempatan, manfaatkan kesempatan itu sekarang juga. Yang perlu kita lakukan untuk saat ini yaitu mari kita mulai kembali, yang sudah berlalu biarkanlah berlalu. Yang perlu dilanjutkan mari kita lanjutkan kembali.

Jangan pernah biarkan perasaan tersebut membuat kita semakin jatuh lebih dalam lagi. Jangan terlalu memikirkan orang lain, terlebih orang yang telah menyakitimu. Cukup dan cukup untuk itu. Supaya kita bisa bangkit, supaya kita bisa maju, dan kembali bangun dari keterpurukan itu.

Di dalam hidup ini tidak ada orang yang sempurna. Selama kita masih bisa bernafas, selama kita masih bisa berdiri dan melangkahkan kaki kita di tanah. Fokuslah pada hal – hal yang membahagiakanmu. Kita masih pantas untuk bahagia. Sadarilah rasa cemas, rasa takut, dan rasa sakit yang kita rasakan. Ingat bahwa kita pasti mampu untuk mengatasinya, kita pasti mampu untuk bangkit menjadi lebih baik lagi.

Yang perlu kita lakukan yaitu mencoba untuk iklas dan sadari bahwa ini semua sudah terjadi, kita hanya perlu iklas dan memaafkan semua yang sudah terjadi. Kita masih punya kesempatan yang bisa kita manfaatkan untuk merubah menjadi lebih baik lagi. Ingat kembali bahwa kita hidup Cuma 1 kali. Mari jalani semua ini dengan baik, hentikan kegelisahan ini. Setiap masalah yang kita hadapi  pasti ada jalan keluar.

Terkadang kita hanya terlalu sombong, kita bisa menyelesaikannya sendiri, tapi kita lupa bahwa kita punya Tuhan, Tuhan yang selalu menunggu kita untuk dating kepadanya, membawa setiap beban dan kekecewaan yang kita lami, Tuhan tau apa yang kita hadapi, tapi Tuhan hanya ingin kita sadar, ingin kita membuka mata dan hati kita, supaya Tuhan hadir untuk membasuh luka hati kita. Andalkanlah Tuhan dalam setiap langkahmu, dalam setiap persoalan yang kita hadapi, karena Tuhan sayang pada kita semua. Terutama bagi umatnya yang setia dan umatnya yang rindu untuk dekat dengan – Nya.

Mari kita sama sama tundukkan kepala, renungkan kembali, dan berdoalah kepada Tuhan dengan Tulus, berdoalah dengan rasa syukur, dan sadarilah bahwa kita belum kehilangan semuanya, syukuri apa yang saat ini masih kita miliki, percayalah semua ini pasti akan menguatkan kita semua.

Semoga renungan kali ini dapat membuat kita sadar bahwa kita masih punya Tuhan, kita masih memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Dan percayalah semua yang sudah kita alami ini akan membuat kita lebih kuat dalam menjalani hidup berikutnya dan tentunya akan membuat kita lebih dewasa lagi. Jangan lupa berikan komentarnya di bawah ya. Salam Damai Sejahtera Untuk Kita Semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel