Mikrokontroler Rainboard

Mikrokontroler Rainboard 
Dengan perkembangan dunia elektronik serta perkembangan dunia industri saat ini, istilah Digitalisasi sudah gencar dilakukan dalam berbagai bidang. Tidak hanya dalam dunia industri, bahkan dunia pendidikan, dunia pertanian, dunia pertambangan dan sektor lainnya mulai tahun 2019 ini sudah merencanakan untuk melakukan digitalisasi besar besaran terhadap bisnis proses yang dahulunya dilakukan secara manual, dan akan dirubah menjadi sistem digital.

Dengan adanya perubahan zaman pada era digital seperti sekarang ini, keberadaan mikrokontroler tentu saja sangat dicari dan dibutuhkan sebagai salah satu komponen penting dalam melakukan digitalisasi atau merubah proses kerja yang sebelumnya analog menjadi digital. 

Generasi muda Indonesia saat ini sudah mulai melakukan berbagai perubahan bahkan saat ini Indonesia sudah ada yang bisa membuat mikrokontroler sendiri yang dikenal dengan nama "Rainboard" dan Mikrokontroler made in Indonesia tersebut dibuat oleh Mas Farhan sebagai CEO Rainboard beserta team management, dengan usia yang cukup muda dan lulusan S1 Elektronika tahun 2016 sudah berhasil dalam mendirikan PT. Rainboard Teknologi Robotik Indonesia yang produk mikrokontrolernya sudah dipasarkan di beberapa daerah di Indonesia, dan sudah memiliki distributor resmi juga di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Palembang dll.

Perusahaan PT. Rainboard yang beralamat di University, Bandung Techno Park, Telkom, Jl. Telekomunikasi, Sukapura, Dayeuhkolot, Bandung, West Java 40257 tersebut sudah membuat beberapa Versi Rainboard yang sudah bisa digunakan untuk mendukung program digitalisasi dan Industri 4.0 dan akan terus dikembangkan dengan inovasi dan perbaikan untuk membuat mikrokontroler Rainboard menjadi semakin berkualitas dan mampu bersaing dengan beberapa Brand Mikrokontroler terkenal seperti Arduino, Rasberry dll.

Versi Mikrokontroler Rainboard 
  1. Rainboard RGB
  2. Rainboard RGB rev 2
  3. Rainboard Minimax
  4. Rainboard Wifi
  5. Rainboard Industrial (On Development)
  6. PLC Rainboard (Next Project)
Mikrokontroler Rainboard sendiri sebelum dipasarkan dan dipakai oleh banyak mahasiswa sebagai media belajar dalam dunia mikrokontroler atau robotic, sudah dipakai juga dalam pembuatan beberapa project perubahan dari analog ke digital, berikut contoh project mikrokontroler Rainboard yang sukses dalam membangun sebuah sistem digitalisasi.

Project Digitalisasi Menggunakan Mikrokontroler Rainboard

  • Reaktor Hidrogen Menjadi Gas
  • Fuel cell Project
  • Pengering Gabah Automatic
  • Gyro remote control
  • Sensor Jantung
  • Solar Tracker
  • dll
Untuk harga Mikrokontroler Rainboard sendiri berkisar antara 50 ribu sampai dengan 60 ribu, sehingga bagi kalian yang ingin mencari mikrokontroler sebagai praktek di kuliah atau untuk pembelajaran di dunia pendidikan harga tersebut sangat ekonomis.

Bahasa pemprograman yang digunakan mikrokontroler Rainboard menggunakan C++ dan sama dengan bahasa pemprograman pada mikrokontroler Arduino, sehingga bagi kalian yang ingin mencari referensi script akan sangat dimudahkan, karena di internet cukup banyak contoh project dengan bahasa pemprograman C++ menggunakan Arduino.

Untuk pengembangan selanjutnya PT. Rainboard Teknologi Robotik Indonesia akan mencoba mengembangkan mikrokontroler Rainboard Industrial yang akan membantu proses digitalisasi dalam dunia Industri namun dari sisi harga rencananya akan dijual di kisaran 500rbu - 1 Juta Rupiah, tentu saja memiliki berbagai kelebihan serta fitur yang dapat mendukung digitalisasi Industri.

PT. Rainboard Teknologi Robotik Indonesia juga menyediakan jasa diskusi dan pembelajaran gratis terkait mikrokontroler, jadi bagi sobat yang ingin konsultasi terkait mikrokontroler bisa langsung datang ke alamat dan juga ada forum diskusinya di website resmi Rainboard.ID, silahkan langsung kunjungi website resminya dan silahkan mencoba beberapa produk dari Rainboard tersebut.


 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel